Peduli Kasih DPD BRINUS Kab. Cilacap terhadap bencana di Cibeunying, Majenang, Cilacap Jawa Tengah

Semarang, 17/12/2025

KEPALA Pusat Riset Kebencanaan Geologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Adrin Tohari mengatakan jenis tanah longsor di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berupa aliran massa tanah yang awalnya berupa luncuran tanah sangat basah. Sedangkan volume material tanah yang longsor berasal dari lereng-lereng di sepanjang jalur aliran tanah.

“Jadi, ketika bergerak mengalir, massa tanah longsor juga menggerus lapisan tanah di lereng yang berada di sepanjang jalurnya,” katanya.

Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral lewat tanggapan tertulisnya mengatakan gerakan tanah terjadi di dua dusun, yaitu Tarukahan dan Cibaduyut di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam, 13 November 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran atau gelinciran bahan rombakan bertipe rotasional.

Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap, hingga Ahad siang, 16 November 2025, tercatat 12 orang ditemukan meninggal. Sementara itu korban tanah longsor yang belum ditemukan sebanyak 11 orang.

Program Peduli Kasih DPD BRINUS Cilacap, ikut meringankan beban para korban longsor.

Atas peristiwa tanah longsor tersebut bidang sosial kebencanaan DPD BRINUS Kab. Cilacap menyelenggarakan peduli kasih, mengumpulkan donasi dari anggota DPD BRINUS Kab. Cilacap pada tanggal 23 November 2025.

Donasi yang terkumpul berupa :

– Pempes

– Baju layak pakai

– Beras

– Mie instan

– Pakaian dalam baru

– Handuk baru

– Air mineral

“donasi tersebut disamping dari anggota juga dari masyarakat yang ikut peduli”, ujar Darsono.

Tim Peduli Kasih DPD BRINUS Kab. Cilacap lengkap yaitu :

Darsono sebagai ketua tim dan berikut nya :

Wartim

Suprapto

Anto

Siti Mariyani

Watyyuan

Atin Sugiarti

Hadkiyah

langsung menuju lokasi peristiwa Desa Cibeunying Kec. Majenang Kab. Cilacap.

Berharap program peduli kasih ini terus berlanjut, sebagai bentuk tanggung jawab antar sesama anak bangsa, pungkas Darsono.

 

(Budi_s/redaksi)

 

 

 

Bagikan: